Jakarta - Tak cuma polisi, pagi ini waktu setempat tentara juga bertebaran di sudut kota Paris. Mereka menjaga sejumlah objek vital.
Dilansir dari AFP, Sabtu (14/11/2015), tentara bersenjata lengkap berada di gedung DPR setempat. Beberapa menjaga gerbang, sebagian lalu lalang sambil menenteng senjata. Hal serupa juga terlihat di Gereja Notre Dame.
(Foto: AFP)
|
Suasana terlihat sepi. Di Gereja Notre Dame, selain tentara, hanya ada beberapa warga berdiri menghadap gedung megah tersebut. Pemerintah setempat memang menetapkan status darurat. Warga diimbau tak beraktivitas di luar pasca serangan brutal yang menewaskan 100 orang lebih di sejumlah titik.
Kehadiran tentara di jalanan Paris merupakan kali kedua dalam tahun ini. Pada Januari lalu, tentara ikut menjaga kota setelah kantor majalah satire, Charlie Hebdo, diserang oleh 2 pria bersaudara, Cherif Kouachi and Said Kouachi. 12 Orang tewas dalam insiden ini.
Penyerangan kantor Charlie Hebdo merupakan buntut diterbitkannya kartun Nabi Muhammad. Belakangan, Cherif dan Said, tewas dalam operasi penggerebekan aparat keamanan Prancis.
(Foto: AFP)