Istri teroris Ibrahim Abdul Salam salah satu pelaku serangan teroris di Paris mengatakan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi suaminya pernah masuk penjara karena kasus kejahatan pencurian, Narkoba, dan kecanduan alkohol. Seperti dilansir dari kantor berita Arabic.rt (19/11).
Sementara “Naima” seorang wanita lain yang merupakan mantan istri teroris tersebut dalam sebuah wawancaranya di surat kabar “Het Laatste Nieuws” mengatakan ” Saat aku pertama kali mengenalnya ia adalah seorang pengangguran, dan tidak tampak dari perilakunya bahwa ia punya niatan untuk mencari pekerjaan dan kesibukan”.
Dia menambahkan bahwa mantan suaminya itu adalah perokok berat dan pecandu ganja, dia mengkonsumsinya antara tiga sampai empat gulungan pada setiap harinya, selain itu setiap hari dia juga mengkomsumsi minuman beralkohol, dan ia paling suka bir dan vodka.
Naima mengungkapkan bahwa mantan suaminya itu pernah dua kali dipenjara karena kasus pencurian, kali pertama ia dimasukkan ke dalam jeruji besi selama tiga bulan dan kali keduanya selama enam bulan dan itu sebelum pernikahannya pada tahun 2006, ia berusaha meyakinkan dirinya bahwa ia melakukan pencurian itu karena kecerobohannya pada masa mudanya, dan dia berjanji padanya untuk tidak mengulanginya lagi.
Perlu dicatat bahwa Badan Keamanan Perancis dan Belgia saat ini sedang mengejar saudara kandung teroris tersebut yang bernama Salah Abdel-Salam, karena dicurigai berada di balik perencanaan serangan teroris di Paris baru-baru ini, sementara Naima menegaskan bahwa kedua orang tua mantan suaminya bukan tergolong ekstrimis dan tidak pernah mengajarkan kepada putranya untuk menjadi seorang Jihadis teroris. (SFA/AM)
