Masih ingatkah Anda dengan Muhammad zubir Amir? Imam Mahdi
gadungan yang pernah dicokok di depan ka'bah lantaran mengklaim dirinya
merupakan Imam Mahdi yang ditunggu oleh seluruh umat Islam pada tanggal 18 Juli
2015 lalu.
Zubir yang diyakini oleh para pengikutnya sebagai Imam Mahdi
tersebut ditangkap oleh pemerintah Arab Saudi karena melakukan upacara bai'at
gadungan.
Beruntung, dia dan 11 pengikutnya dibebaskan 28 hari
kemudian melalui bantuan hukum dari Konjen RI Jeddah setelah keluarga dan
pengikutnya yang berada di Medan melakukan demo di depan kantor Pemkot Medan
untuk membebaskannya dari hukuman pancung.
Seolah tak kapok usai dicokok Polisi Syariah Saudi, kali ini
Imam Mahdi palsu tersebut kembali berulah di negara Jiran, Malaysia.
Seperti dilansir dari siakapkeli.my, Muhammad Zubir datang
ke Malaysia untuk mengadakan pertemuan dengan semua pemimpin agama dan negara
Malaysia serta berdialog untuk menemukan satu kesepakatan agar ketua agama
negara dapat menerima kehadiran pemimpin agama dari para pemimpin Islam.
Seharusnya pemerintah bersikap tegas dengan warga negara
yang memalukan sepertiini. Berbagai tindakan penistaan agama dan penipuan
berdalih agama sering kita temukan di negeri ini. Namun kenapa pemerintah
Indonesia terkesan selalu membiarkannya atau bahkan membelanya dengan alasan
yang tak logis? Wallaahu a'alam


